oleh: Riris Noviar Simbara
Seperti kita ketahui , bahwa jalan cadas pangeran ini jika terjadi musim hujan adalah salah satu wilayah yang rentan sekali terjadinya bencana alam tanah longsor atau pohon tumbang yang kerap menganggu pengendara.
Selain itu jalan cadas pangeran menjadi fungsi lahan untuk dijadikan sebagai jalur mudik jika lebaran akan tiba. Dan selalu ramai pemudik baik menggunakan motor dan mobil. Hingga menimbulkan kemacetan yang berjam – jam. Sehingga masyarakat memanfaatkan area cadas pangeran sebagai mencari rezeki dengan dibangunya warung – warung di sisi jalan kiri dan kanan. Di area lokasi cadas pangeran masyarakat menjual berbagai makanan ,minuman hingga menjual oleh – oleh khas dari sumedang. Sehingga di area cadas pangeran menjadi ramai.banyak pengunjung dari luar sumedang yang tertarik mampir terlebih dahulu ke warung – warung yang ada dipinggiran jalan cadas pangeran. Untuk membeli oleh – oleh dari khas sumedang ini berupa ubi terus juga ada tahu sumedang , selain itu disediakan rest area.
Di jalan cadas pangeran ini jalan yang cukup berbahaya dilalui oleh mobil dan bus karena di area jalan ini jalanya berbelok , curam dan licin.sehingga para pengendara mobil dan bus harus hati – hati ketika melewati jalan ini.
Di balik kisah seramnya jalan cadas pangeran juga terdapat kuncen yaitu pa sersan sujidin babinsa desa cigendel koramil 1004/tanjungsari kodim 0610 sumedang , sosok prajurit TN ini selalu tampil jika terjadi gangguan bencana di daerah cadas pangeran. Dia ini yang bertugas melaksanakan pembinaan territorial di daerah cadas pangeran. Bahkan ,tak sedikit pun orang atau masyarakat yang sering melihat sersan sujidin di cadas pangeran. Hingga teman – teman seprofesinya menamai sersan sujidin sebagai orang koneng penunggu cadas pangeran.
Kehadiran sersan sujidin di lokasi bencana cadas pangeran sangat membantu sekali unsur – unsur siaga bencana seperti BPBD , TNI/polri juga masyarakat sekitar , karena dinilai beliau sangat proaktif memberikan informasi tentang kondisi awal juga cepat berkoordinasi agar setiap penangganan bencana di wilayah binaanya segera selesai.
Kesigapan sersan sujidin , tak sedikit orang banyak bertanya ke dia , bahkan menjadi assessment pertama jika terjadi bencana. Sehingga tidak menganggu masyarakat lainya yang melintas ke wilayah cadas pangeran.
Sersan sujidin adalah ujung tombak koramil 1004 tanjung sari kodim 0610/sumedang dalam melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan TNI terutama di wilayah desa cigendel untuk pembinaan geografi , demografi dan kondisi juang di wilayah binaanya termasuk daerah cadas pangeran. Beliau adalah prajurit teladan , disiplin dan sangat bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Walaupun tugas beliau 1 hari sangat padat tetapi jika bencanan terjadi beliau pasti tanggap dan melaporkan secara cepat.
Kawan – kawanya sering menyebut sersan sujidin dengan si oray koneng , karena kecepatan tanggapnya terhadap masalah di wilayah binaan.