Oleh: Risris Noviar Simbara
Cadas pangeran adalah nama atau tempat , kira – kira 6 km sebelah barat daya kota sumedang yang dilalui jalan raya bandung Cirebon.pemberian nama ini terkait dengan pembangunan jalan raya pos daendels yang melintasi daerah ini.karena medan yang berbatu cadas , 5000 orang pribumi kehilangan nyawanya. Istilah nama cadas pangeran diartikan sebagai watak keras dari pangeran kornel. selain itu ada juga arti lain yaitu daerah itu memiliki areal yang berbukit cadas.
Dalam buku pramoedya Ananta toer menyebutkan jalan cadas pangeran ini telah memakan korban sebanyak 50.00 orang pribumi. Pada masyarakat sekarang jalan cadas pangeran ini digunakan masyarakat untuk penghubung daerah bandung sampai Cirebon. Selain itu masyarakat sekarang juga bangga atas perjuangan pangeran kornel dengan pribumi sumedang yang berjuang melawan para penjajah belanda. Sehingga masyarakat sumedang membangun sebuah monument di jalan cadas pangeran berupa patung pangeran kornel dengan gubernur daendles dalam berjabat tangan , pangeran kornel berjabat tangan menggunakan tangan kiri sebagai bentuk perlawanan kepada pihak belanda , sedangkan tangan kananya lagi memegang sebuah keris yang dicirikan sebagai bentuk penjagaan dari serangan pihak belanda.
Namun dibalik kejadian ini , masyarakat sekarang menjadi takut melewati sekitaran jalan cadas pangeran ketika malam hari. Dikarenakan masyarakat masih mengingat sejarah yang kelam ini. Lalu muncul cerita local yang turun temurun dari masyarakat bahwa sekitaran cadas pangeran ini angker dan banyak penghuninya. Selain itu , di sekitaran jalan cadas pangeran ini muncul pengendara yang kecelakaan di lokasi tersebut bisa berupa motor , mobil , bus.dikarenakan jalan cadas pangeran ini curam dan berbeloknya tajam sekali sehingga bisa mengakibatkan kecelakan. Dibalik kecelakan di cadas pangeran banyak masyarakat yang mengaitkan bahwa kecelakan di jalan cadas pangeran itu disebabkan jahil dari para makhluk gaib yang tinggal di area jalan cadas pangeran.