Dalam kunjungan lapangan, Mita Nur Afifah berkesempatan mengunjungi Kasumi Medical Campus untuk melihat bagaimana pemanfaatan teknologi bagi orang-orang penyandang disabilitas. Tempat lain yang juga dikunjungi adalah Momiji Factory, dimana para penyandang disabilitas diberdayakan untuk dapat bekerja dan berkarya.
Terkait tema religion and peace study, peserta berkesempatan mengenal Jepang lebih jauh melalui sejarah dan budayanya. Sebagai mahasiswa pendidikan sejarah, kunjungan ke Hiroshima Peace Museum merupakan pengalaman yang begitu berkesan. Tempat ini menampilkan koleksi-koleksi yang menunjukkan betapa buruknya dampak Perang Dunia II bagi Jepang. Koleksi di dalam museum termasuk barang-barang yang ditinggalkan oleh para korban, foto-foto, lukisan, serta benda-benda yang rusak akibat bom atom. Sementara itu, di Miyajima temple, peserta dikenalkan dengan keyakinan yang dianut orang Jepang. Tempat ini merupakan situs suci yang dipercayai sebagai tempat turun nya para dewa dewi.
Program summer school campus asia ini tidak hanya mengembangkan keterampilan lintas budaya yang dibutuhkan di era globalisasi seperti sekarang, namun juga mengembangkan kesadaran pentingnya menciptakan masyarakat yang inklusif dan toleran terhadap perbedaan.