Bagaimana Haji Agus Salim Belajar?
Wildan Insan Fauzi
Agus Salim sulit untuk belajar di rumah, menurutnya, jika belajar di rumah selalu saja diganggu. Ia disuruh orang tuanya untuk mengerjakan hal-hal yang biasanya ada di dalam keluarga atau kerap diajak teman-temannya untuk bermain. Lalu Agus Salim menemukan cara yang unik untuk menghindari gangguan-gangguan tersebut. Siang hari setelah makan, diam-diam ia naik ke atap rumah, lalu mengkaji kembali pelajaran yang telah di dapatnya hari itu dan pelajaran untuk besok. Agus Salim membuka beberapa genteng karena di dalam atap rumah gelap sehingga cahaya dapat dengan leluasa untuk masuk. Selesai belajar, Ia menutup kembali genteng itu, lalu turun. Selanjutnya Ia membantu pekerjaan orang tuanya di rumah, atau pergi bermain dengan teman-temannya.
Cara belajar yang unik ini berlangsung cukup lama dan pernah menyebabkan kehebohan di rumah. Suatu hari, setelah selesai belajar, Agus Salim lupa untuk menutup genteng yang biasa dibukanya, hal ini terjadi karena Agus Salim buru-buru mengikuti ajakan teman-temannya untuk bermain. Tak disangka, pada hari itu hujan turun dengan deras, sehingga menyebabkan kebocoran. Orang-orang di rumah berusaha untuk mencari penyebabnya, setelah ketahuan bahwa ada beberapa genteng yang terbuka, dengan segera, seluruh keluarga tahu siapa penyebab kebocoran di rumah. Agus Salim yang baru pulang setelah bermain dengan teman-temannya, hanya bisa tersenyum sambil berkata: ‘’Rasailah, maka jangan suka menyuruh-nyuruh terus kalau saya lagi belajar’’.