SDM

Dosen Departemen Pendidikan Sejarah UPI, 90% merupakan lulusan dari universitas negeri Nasional terbaik (UI, UGM, UNPAD dan UPI) dan 10%  merupakan lulusan luar negeri (Australia dan Malaysia).  Presentase jumlah dosen yang berpendidikan S3 sebesar 30% dan 55% berpendidikan S2. Presentase jumlah dosen yang berpengalaman mengajar 10 tahun ke atas sebesar 90%. Departemen memiliki Jurnal Internasional HISTORIA dan FACTUM yang bisa menjadi wahana komunikasi berbagai gagasan dan temuan hasil penelitian sejarah dan pendidikan sejarah. Dosen dapat melakukan penelitian dan pengabdian  serta pengembangan diri melalui kerjasama (kemitraan). Adanya kesempatan bagi dosen untuk meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan pendidikan, (h) Departemen Pendidikan Sejarah baik secara langsung maupun melalui UPI telah memiliki hubungan cukup baik dengan berbagai universitas terkemuka baik tingkat nasionl maupun internasional (Malaysia, Brunei, Singapura, dan Australia. Departemen Pendidikan Sejarah UPI dengan UKM yang ada bisa menjadi leader di Indonesia dalam pengembangan dan penelitian Pendidikan Sejarah.

Untuk pemberdayaan dosen sebagai ujung tombak keberhasilan pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar sangatlah penting untuk ditingkatkan kualitasnya. Perluasan misi dan tujuan lembaga menuntut kemampuan staf akademik yang lebih luas. Pengembangan dilakukan dalam bentuk rekrutmen tenaga akademik (dosen) yang berlatar belakang bidang studi di luar bidang pendidikan dan mengembangkan kemampuan tenaga akademik berlatar belakang pendidikan bidang studi dengan memperkuat dan memperluas penguasaan bidang spesialisasi yang sesuai.

Departemen Pendidikan Sejarah juga selalu mendorong dan memberikan kesempatan melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana secara bergantian kepada para dosennya, khususnya dosen muda, tanpa menutup diri kepada dosen yang lebih senior. Pada umumnya pelaksanaan ini dapat berjalan melalui program beasiswa baik yang disediakan pemerintah, maupun dana bantuan luar negeri. Departemen lebih berperan dalam memotivasi/mendorong  semangat serta memberikan kebebasan mereka yang sedang studi untuk tidak mengaja/memberi kuliah.

Pengembangan tenaga dosen di Departemen Pendidikan Sejarah dilakukan dengan memperhatikan kebutuhannya guna menunjang secara optimal penyelenggaraan program. Sehingga dicermati/diidentifikasi terlebih dahulu kebutuhan tenaga akademik dengan memperhatikan tenaga dosen yang ada di departemen sekarang ini agar secara perlahan terpenuhi berapa dan bagaimana staf akademik yang dikehendaki.  

Jumlah dosen di Departemen Pendidikan Sejarah ada 19 orang dosen tetap dan terdiri 4 dosen lainnya sudah purnabakti tetapi masih aktif mengajar dengan status Profesor Emeritus. Dari keseluruhan dosen yang belum purnabakti (19 orang) tersebut yang telah berkualifikasi S3 mencapai (32%), sedangkan S2 adalah 52%, sebagian lainnya (16%) sedang melanjutkan studi S2 sebagai syarat minimal yang harus dipenuhi dosen.